Tentang Saya

Rabu, 19 Agustus 2015

Toples Kaca dan Talenan Hias



Talenan kayu yang mudah ditemukan dan toples bekas sambal, saya hias dengan menggunakan tulisan yang saya print sendiri. Menggunakan motif papan tulis (chalk board). Saya membuat ini tanggal 2 Juni 2015.

Bahan :
Talenan kayu
Toples kaca bekas kemasan sambal atau bumbu
Cat akrilik hitam
Kertas motif, diprint sendiri di printer biasa.
Lem putih 
Varnish matt
Tali rami

Caranya :
Talenan kayu dibersihkan, lalu dicat dengan warna hitam. Tutup toples dicat hitam, pada media yang menggunakan kaleng seperti ctutup toples, dicat harus berulang, berbeda dengan media kayu yang lebih mudah dicat.
Kertas motif chalk board digunting, sebelum diprint saya sesuaikan motif dengan ukuran talenan dan tutup toples. 
Lekatkan gambar ke talenan dan tutup toples dengan menggunakan lem putih yang dicairkan.
Setelah kering, finishing dengan menggunakan varnish jenis matt agar lebih awet.
Beri pita dengan menggunakan tali rami sebagai hiasan.

Talenan




Talenan kayu yang mudah ditemukan, saya hias dengan menggunakan tulisan yang saya print sendiri, tanggal 2 Juni 2015.

Bahan :
Talenan kayu
Cat akrilik putih
Kertas motif, diprint sendiri di printer biasa
Lem putih 
Varnish matt
Tali rami

Caranya :
Talenan kayu dibersihkan, lalu dicat dengan warna putih.
Kertas motif digunting, sebelum diprint saya sesuaikan ukurannya dengan ukuran talenan. Lekatkan gambar ke talenan dengan menggunakan lem putih yang dicairkan.
Setelah kering, finishing dengan menggunakan varnish jenis matt agar lebih awet.
Beri pita dengan menggunakan tali rami sebagai hiasan.


Tempat Pensil

Tempat pensil pertama yang saya buat tanggal 30 April 2015, menggunakan sisa kain dari membuat pouch. 


Bahan :
Kain kanvas impor
Kain keras untuk pelapis
Restleting
Benang senada dengan kain




Cara Membuatnya :
  1. Ukur tempat pensil yang akan dibuat
  2. Gunting kain sesuai dengan ukuran
  3. Setrika kain ke kain keras, hati-hati jangan sampai terbalik, menggunakan panas yang sedang. 
  4. Setelah kain keras dan kain kanvas menempel rapi lalu dilipat pada bagian sampingnya, seterika lipatannya, untuk memudahkan saat menjahit.
  5. Pasang resleting, jahitkan ke kain.
  6. Lipat dua, sambungkan dan jahit bagian kiri dan kanannya, membentuk kantong tempat pensil. 
  7. Tempat pensil yang sudah jadi siap digunakan.



Clutch Pandan

Saya membuatnya tanggal 16 Agustus 2015 lalu. Beli clutch ini di toko souvenir di daerah wisata. Ingin ikutan kekinian teman-teman di grup Decoupage Attack , jadi beli satu untuk coba-coba. 




Bahan :
Clutch pandan
Cat akrilik putih
Tisu pandan motif vintage
Lem putih 
Varnish matt

Caranya :

  • Clutch pandan dicat dasar warna putih, saya hanya menghias bagian depannya saja, bagian belakang dibiarkan aslinya.
  • Tisu motof vintage digunting, ini penampakan tisu sebelum digunting :

  • Setelah digunting mengikuti gambarnya, tempelkan gambar pada clutch dengan menggunakan lem putih yang dicairkan, jangan sampai ada gambar yang mengelupas, tunggu hingga lem kering.
  • Beri varnish jenis matt, sebagai finishing agar produk dan gambarnya awet. Tampilan akhirnya jadi begini : 

Gantungan Kayu


Gantungan kayu seperti ini mudah diperoleh di toko kelontong, saya ubah tampilannya :)



Bahan :
Gantungan kayu
Cat akrilik warna putih dan hijau
Tisu motif bunga
Lem puytih
Varnish jenis matt

Caranya :
  1. Gantungan kayu dicat dasar dengan menggunakan warna putih, tunggu hingga kering.
  2. Gunting tisu motif mengikuti bentuk gambarnya. Bila tisunya 3 lapisan, gunakan lapisan pertama saja.
  3. Lem putih dicairkan, tempelkan gambar ke gantungan kayu, jangan sampai ada bagian gambar yang mengelupas.
  4. Sekitar gambar utama, saya hias dengan cat warna hijau sebagai daun.
  5. Setelah kering, gunakan varnish matt sebagai finishing agar lebih awet.
  6. Hasilnya jadi begini :

Wadah HP

Ini pouch pertama yang saya buat tanggal 26 April 2015. Gara-gara seorang teman mengirim beberapa lembar kain yang bagus semuanya. Coba-coba saya jahit tangan dan hasilnya jadi pouch yang bisa digunakan jadi wadah HP

Bahan :
Kain kanvas impor
Kain keras untuk pelapis
Restleting
Benang senada dengan kain



Cara Membuatnya :

  1. Ukur wadah yang akan dibuat
  2. Gunting kain sesuai dengan ukuran
  3. Setrika kain ke kain keras, hati-hati jangan sampai terbalik, menggunakan panas yang sedang. 
  4. Setelah kain keras dan kain kanvasmenempel rapi lalu dilipat pada bagian sampingnya, seterika lipatannya, untuk memudahkan saat menjahit.
  5. Pasang resleting, jahitkan ke kain.
  6. Lipat dua, sambungkan dan jahit bagian kiri dan kanannya, membentuk kantong. 
  7. Pouch yang sudah jadi siap digunakan. 


Setelah membuat pouch ini, saya penasaran dan ingin buat kantong lainnya walaupun tidak ada mesin jahit :) 


Selasa, 18 Agustus 2015

Tas dengan Behel / Frame Bag (1)

Tas frame pertama yang saya buat 31 Mei 2015 lalu. Dengan menggunakan bahan batik yang sama dengan rok batik, saya buat full jahit tangan.

Bahan
Kain batik untuk lapisan luar tas 
Busa ati untuk lapisan dalam
Kain untuk dalaman tas
Frame / behel tas dengan model jinjingan
Rantai tas





Cara Membuatnya :
  • Ukur panjang frame / behel bentuk U x 2, ditambah sisi kiri dan kanan untuk tempat menjahit
  • Buat pola sebagai patokan memotong bahan tas.
  • Buat kantung luar dan dalam.
  • Satukan / jahit bagian kantung luar dan dalam, sisipkan dulu busa ati di antaranya.
  • Jahit kantung dengan frame. 
  • Jahit frame dari bagian tengah ke arah kiri atau kanan. Harus dari bagian tengan agar simetris.
  • Pasang rantai yang senada warnanya dengan frame.
  • Hasil penampakannya seperti ini bila dilihat bagian dalamnya (jahitan tangan belum rapi) 




  • Nah ini tas yang saya gunakan, sama dengan kain rok batik saat saya wisuda juli lalu :)








Note :
Frame dengan bingkai yang ini agak sulit untuk menjahitnya (bandingkan dengan frame pada Frame Bag (2) pada postingan sebelumnya.